cara berfikir menjadi orang kaya

cara berfikir menjadi orang kaya


Mungkin banyak orang berkata yang kaya makin kaya, dan mungkin kata-kata ini tepat untuk warung ini, warung yang laris ini tentu saja dikunjungi pelanggan yang antara lain sales berbagai produk, dan deal pun terjadi, salah satu produk nasional mengecat dan menghiasi warung makan, dengan nama produknya. sang pemilik warungpun menerima uang karena warungnya dijadikan tempat berpromosi. Pemasok yang menitipkan barang dagangan semakin banyak, pemilik warung “tinggal mengambil” keuntungan.
Larisnya warung ini, membuat tetangga ikut membuat warung makan juga, meski tidak selaris warung milik sepasang Suami istri, tetapi pelanggan juga ada, dan ini membuat orang lewat memandang “wah, menyenangkan melihat gerak roda perekonomian berrputar” di sekitar warung. Betapa tidak, larisnya warung ini memberi lahan pekerjaan berupa tukang parkir, dan karyawati warung. Gaji karyawati warung cukup besar, bila sebulan masuk terus,  setara dengan lulusan S1 di kantor swasta kota kabupaten, bedanya kerja sang karyawati warung bisa 14 jam sehari, tiada henti.
Akhir cerita, dalam 4 tahun, sepasang suami istri ini dapat memilik 2 buah mobil, termasuk mobil keluaran terbaru, membeli rumah tetangga di dekatnya. Saya rasa judul jalur cepat menjadi kaya cocok untuk menceritakan kesuksesannya.
ok semoga aja artike ini ada mafaatnya bagi yang membaca,, atrtikel ini, tapi sayang aku aja belum kayah,,, heheheh,,,, jangan ikuti jejak saya ya gan, kalian harus berusaha semaksismal mungkin, saya hanya memberikan info info kepada anda namun jika tidak masuk akal, jangan dilakukan, dan jika masuk di akal, silahkan di laksanakan,,, !! dan yamg terakhir,,, makasi atas kunjungannya agan agan semuanya !!!!!!!!!!!

BERIKUT TIPSNYA :

1. Tips 1 : Disiplin menyisihkan penghasilan minimal 30% dari yang diperoleh.

Berapapun uang yang anda peroleh, sisihkan minimal 30%. Buat rekening bank yang administrasi bulanannya kecil atau nol dan tanpa fasilitas ATM. Tujuannya agar kita terpacu untuk tetap disiplin tidak menggunakan uang tersebut.

Mana bisa? Penghasilan saya cuma sedikit kok disuruh menyisihkan 30%. Tips yang tidak masuk akal. Jawab saya : BISA. Kenapa? .

Coba renungkan. Misal anda seorang pegawai dengan gaji bulanan Rp1 juta. Apakah cukup? Jawaban hampir selalu sama: Ya  cukup ya nggak cukup. Kemudian beberapa bulan kemudian gaji anda dinaikkan menjadi Rp1.5 Juta. Kembali kita bertanya : Apakah cukup?. Jawaban selalu sama : Ya Cukup ya nggak cukup.

Apa artinya? Berapapun gaji/ penghasilan yang kita dapat selalu saja bisa cukup atau bisa tidak cukup. Dengan gaji Rp.1 juta anda bisa hidup, naik menjadi Rp1.5 juta juga tetap hidup. Poin pentingnya adalah, pada saat gaji anda Rp1.5 juta, sebenarnya dengan Rp1 juta sudah bisa.

Disini dibutuhkan kedisiplinan tinggi.

Jadi kalau gaji kita misal Rp3 juta, segera potong Rp1 Juta masuk rekening Bank. Anggap saja penghasilan anda hanya Rp2 juta.

Tapi waktu 1 Juta, saya kadang-kadang pinjam teman atau kasbon atau apalah.
Cara cepat kaya raya, kilat kaya, ingin cepat kaya, bagaimana cepat kaya, speed kaya , taktik cara kaya
Tetap lakukan hal-hal tersebut yang penting mencukupi, jangan menggunakan uang yang sudah masuk rekening.

2. Tips 2 : Tidak pernah menggunakan Uang yang disisihkan untuk kebutuhan konsumtif.

Jangan pernah sama sekali, dalam keadaan apapun kita mengambil uang yang disisihkan tadi untuk keperluan yang sifatnya konsumtif, seperti untuk makan, membeli keperluan, membayar apapun yang sifatnya konsumtif.

Dalam keadaan terdesak, lakukan  cara apapun yang biasanya anda lakukan. Misalnya dulu melakukan pinjaman ke kantor, ya lakukan. Atau misal ngobyek sana-sini, ya lakukan cara ini.

Sekali anda tidak disiplin dalam hal ini, maka anda sudah gagal untuk menjadi orang Kaya. Kalau mau melakukan lagi berarti anda harus mulai dari nol, dan anda telah rugi sekian waktu.

3. Tips 3 : Uang yang tersimpan hanya boleh keluar bila digunakan untuk hal yang produktif saja.

Uang di rekening anda hanya boleh keluar apabila uang tersebut dipakai untuk hal yang produktif.

Misalnya : Ada teman butuh barang dan anda bisa membantu mencarikan. Anda sudah kalkulasi untung rugi dan keamanannya.  Anda mencari dan membeli barang, teman anda membeli dan anda dapat keuntungan. Setelah transaksi selesai lakukan hal berikut:
Silakan ambil 70% dari keuntungan untuk anda dan keluarga anda. Untuk apa terserah, untuk kebutuhan sehari-hari, bersenang-senang dengan keluarga atau lainnya.
Modal dagang dan 30% keuntungan segera kembalikan ke dalam rekening anda.

Lakukan hal yang sama untuk yang lain. Intinya, selama sifatnya produktif, uang boleh keluar untuk modal. Jika ada keuntungan, perlakukan yang sama dengan menyisihkan 30% masuk rekening.

 4. Tips 4 : Berdisiplin dengan pola hidup yang teratur dan terencana. Jangan besar pasak daripada tiang.

Inga-inga. Biasakan dengan pola jangan besar pasak daripada tiang. Kalau gaji anda 3 juta, biasakan hidup seolah-olah gaji anda 2 juta. Kalau gaji anda 6 juta, biasakan seolah-olah gaji anda hanya 4 juta.

Lha kalau saya bukan karyawan? Perlakukan hal yang sama, setiap mendapat keuntungan segera potong 30% untuk dimasukkan rekening.

5. Tips 5 : Jangan menjadi penabung sejati!

Bagaimana sih! Katanya disuruh menyimpan uang di bank, tapi tipsnya menyuruh jangan jadi penabung sejati.

Begini. Uang kita simpan di bank tujuannya bukan untuk mencari bunga, tetapi agar uang tersebut terpisah tersendiri dan aman, dan anda terbantu berdisiplin tidak memanfaatkannya kecuali untuk hal-hal yang produktif.

Menabung di bank dengan mengharapkan bunga itu dapat dikatakan sebuah kesia-siaan, karena bunga yang kita peroleh benar-benar tidak seberapa dibanding dengan uang yang kita tabung. Anggap saja bunga per bulan 1%, dengan uang Rp10 juta kita hanya mendapat tambahan Rp 100 ribu saja. Bandingkan kalau uang tersebut bisa kita putar dengan keuntungan perputaran 5%. Kalau dalam sebulan berputar sebanyak 5 kali, uang kita sudah bertambah Rp 2.5 juta rupiah. Ini anda dapatkan dalam 1 bulan. Kalau kita mengharap bunga, untuk mencapai 2.5 juta butuh waktu 2 tahun.

6. Tips 6. Bijaksanalah dalam melakukan Investasi Uang Kekayaan Anda.
Setelah sekian bulan anda melakukan dengan disiplin, maka anda sudah memiliki sejumlah uang di rekening.  Mulailah untuk berfikir bagaimana uang anda tersebut dapat memberikan penghasilan tambahan ke anda.

Mulailah berfikir usaha, investasi, tapi berhati-hatilah di dalam menggunakan uang. Sekali uang keluar, kalau salah sasaran pasti sudah susah baliknya.

Jangan gampang tergiur dengan hal-hal yang mudah.

Sesuatu usaha yang tampak begitu mudah, gampang dan menghasilkan besar, biasanya ini tanda-tanda adanya penipuan di dalamnya.
 Kata Akhir

Ke enam tips di atas, sudah banyak diterapkan oleh orang-orang yang saya kenal. Kesulitan utama adalah disiplin dan istiqomah. Tetapi yang bisa melampaui ini, mereka telah memetik hasilnya dengan sangat memuaskan. Terlepas dari berapapun gaji/ penghasilan anda.

Mari berangan-angan, dengan gaji / penghasilan rata-rata perbulan Rp3 Juta, maka dalam setahun kita sudah dapat menyisihkan uang sebesar Rp12 Juta.

Uang ini belum termasuk jika anda sudah mulai menggunakannya untuk usaha. Anggap saja setiap bulan usaha anda memberi kontribusi penghasilan tambahan Rp600 ribu, sehingga 30% adalah Rp200.000,-. Jadi dalam setahun uang anda yang disisihkan sudah mencapai Rp12 Juta + Rp200.000,- X 12 = Rp14.400.000,-.

Dalam 5 tahun (Jangan tertawa, dalam hidup waktu 5 tahun sangat pendek sekali. Anak kita bayi, tiba2 sudah SD), anda sudah memiliki Rp14.4 juta X 5 = Rp72 Juta rupiah!!!!

Ini diasumsikan gaji/ penghasilan anda selama 5 tahun tetap Rp 3 Juta.

Anda sudah bisa mulai berusaha, berinvestasi, meminjam tambahan dana Bank untuk usaha.

Insya Allah, anda bisa menjadi orang kaya

2 komentar untuk "cara berfikir menjadi orang kaya "

mawus Sabtu, 28 September 2013 pukul 18.57.00 WIB Hapus Komentar
boleh dicoba tuh...mantap!!!!!!!!!!!
mawus Sabtu, 28 September 2013 pukul 18.59.00 WIB Hapus Komentar
Boleh dicoba tuh...mantap